Page 9 of 9 FirstFirst ... 56789
Results 81 to 85 of 85

Thread: Ragnarok sepi tanggung jawab siapa?

  1. #81
    ada yg jual voucher lyto?
    apa mending beli di unipin aja yaaa?

  2. #82
    Poring Djammaludin's Avatar
    Join Date
    May 2018
    Location
    In my home
    Posts
    43
    Kalo menurut saya, sepi karena dari Gravindo sendiri sih yang terlalu rush dengan 'top up' dan item imbalance untuk para premium user / top up-ers.

    Saya mengikuti RO dari jaman Lyto, tepatnya ketika RO masih baru mulai (saya ingat betul scene di prontera atas hunt lunatic dan argiope sebagai mage). Tidak adanya top-up, namun pay-for-play tapi player jumlahnya sangat banyak (mengingat ini game MMORPG pertama kl tdk salah). Sampai2 ketika ada update, saya dan teman2 saya cepat2 melihat "episode updates", baik dari cerita, dungeon baru, quest dan lainnya yang disajikan dengan nyaman. Sehingga kami pun mengetahui apa saja bedanya dan update apa saja yang baru.

    Namun semua mulai berubah ketika terjadi beberapa update game (bukan episode):
    1. Server FnC -> free to play, namun drop equip ketika player dead
    2. Item Mall -> nullify equip drop kalau mati

    Sedangkan saya dan teman2 saya sendiri, kami 1 guild (beserta 2 cabang guildnya) pensiun / vakum dikarenakan adanya perubahan / urusan pada real life (hanya beberapa yang bertahan sampai pada update job 4, saya dan 2 orang teman saya). Dan ketika sekarang adanya server baru di ROR, saya mengajak guild member dulu untuk reuni kembali. Berkumpul dan bermain bersama lagi, walaupun tidak se-intens dulu. Namun dari semua yang saya ajak untuk bermain kembali, dimana kita start dari 0 kembali dengan zeny 0 dan char lv 1, terdapat beberapa hal yang tidak menyenangkan dan membuat kami malas untuk berinteraksi dengan orang lain. Diantaranya:
    1. Bullying
    Karakter baru, tentunya level tidak setinggi yang sudah lama bermain. Disini padahal saya berharap untuk dapat mengenal pemain lain, dengan kata-kata iseng seperti 'gb plis kk' atau 'bagi z dong kk'. Hal itu dulu lumrah kami lakukan pada jaman Lyto mengingat untuk bermain bersama dan berinteraksi dengan player lain. Namun yang saya dan kawan-kawan saya jumpai disini adalah bullying. Dimana kami dihina2, dan setiap kami ingin hunt, dibukakan dead branch oleh karakter yang sudah aura (genetic aura, lv 175 saya lupa nicknya dan biasa di prontera bawah). Sehingga kami terpaksa off dan mencari waktu lain untuk online, karena malas diisengin begitu. Tapi terdapat juga segelintir player yang memberikan kami equipment dengan harga yang fantastis apabila di vending (10jt zeny+) dan itu sangat mendapat apresiasi dari saya, karena mereka hanya mengatakan "biar ada regenerasi player". Bahkan kami di bantu leveling sampai rebirth (termasuk diberikan Heroic Stone untuk berubah) --> saya sampai mengira player ini adalah GM atau sub-GM hahaha

    2. Equip top-up yang imbalance
    Meskipun judi box, terkadang reward yang ditawarkan terlalu imbalance sehingga menyebabkan kesenjangan equip antara yang rajin top up dengan yang tidak. Kami yang new player, menggunakan equip Eden terkadang ditolak party oleh orang lain yang menggunakan mid-end / high-end equip. Padahal equip untuk job tersebut memang tidak ada (rebellion) atau mahal sekali (job set spt wwset / warlock set / peuz set etc). Dan dari hal tersebut, kembali kami malas untuk berinteraksi / berkenalan dengan orang lain.

    3. Event = topup
    Event yang diadakan selalu menyangkut top up. Barang-barang fantastis dihadiahkan lewat topup, sedangkan event yang tidak topup, hanya biasa saja atau 'hadiah sekedarnya'. Disini membuat kami melihat GM tidak berniat untuk merangkul semua player, hanya yang top up saja. Kalau memang begitu, kenapa tidak dibuat pay for play saja sekalian servernya? Jadi tidak ada yang merasa di-pilih kasih.

    4. Too rush
    Server masih baru, tapi sudah mulai dikeluarkan item2 imbalance super seperti mini-boss card yang bisa didapat melalui judi box kuadrat atau pangkat tiga (judi box dapat magic card album dapat mini boss card).

    5. Cheat
    3rd party program memang sudah tidak asing dengan ragnarok. Dari beberapa player yang saya jumpai, mereka tidak mempermasalahkan dengan adanya BOT karena alasannya:
    "ya bot memang perlu untuk ekonomi game. equip bagus yang kita pakai, kalau bukan bot yang cari, dapatnya darimana? kan ga jual di NPC? kalo di ro-cash semua, ya ga akan bisa pakai equip bagus2 jadi ya plus minus lah"
    "ga ada bot beli zeny dimana?"
    "emang ada valas IDR ke RagnarokZeny?"
    Dan hal tersebut seakan memberikan pandangan baru bagi saya karena yang terlintas di pikiran saya adalah "bener juga sih"
    Namun yang membuat saya dongkol adalah cheat yang keterlaluan, terutama pada saat WoE. Seperti emperium yang tidak bisa di-hit, atau bisa spawn di emperium, emperium berpindah, karakter ketua guild tertentu tidak bisa on (saya lihat perang megaphone pada saat event GE), mengubah periode kepemilikan kastil, dc ketika di map tertentu / bertemu player tertentu, dsb. Dan oleh para pelapor cheat tersebut, mereka bilang tidak digubris oleh GM. Tidak adanya penjelasan maupun bukti yang bisa diberikan oleh GM apakah benar pihak tersebut menggunakan / tidak menggunakan cheat atau 3rd party app tersebut.

    sepertinya sekian dulu, capek ngetiknya hahaha
    "People hurtin' , people dyin'. Player lying, and they're retiring"

  3. #83
    Quote Originally Posted by Djammaludin View Post
    Kalo menurut saya, sepi karena dari Gravindo sendiri sih yang terlalu rush dengan 'top up' dan item imbalance untuk para premium user / top up-ers.

    Saya mengikuti RO dari jaman Lyto, tepatnya ketika RO masih baru mulai (saya ingat betul scene di prontera atas hunt lunatic dan argiope sebagai mage). Tidak adanya top-up, namun pay-for-play tapi player jumlahnya sangat banyak (mengingat ini game MMORPG pertama kl tdk salah). Sampai2 ketika ada update, saya dan teman2 saya cepat2 melihat "episode updates", baik dari cerita, dungeon baru, quest dan lainnya yang disajikan dengan nyaman. Sehingga kami pun mengetahui apa saja bedanya dan update apa saja yang baru.

    Namun semua mulai berubah ketika terjadi beberapa update game (bukan episode):
    1. Server FnC -> free to play, namun drop equip ketika player dead
    2. Item Mall -> nullify equip drop kalau mati

    Sedangkan saya dan teman2 saya sendiri, kami 1 guild (beserta 2 cabang guildnya) pensiun / vakum dikarenakan adanya perubahan / urusan pada real life (hanya beberapa yang bertahan sampai pada update job 4, saya dan 2 orang teman saya). Dan ketika sekarang adanya server baru di ROR, saya mengajak guild member dulu untuk reuni kembali. Berkumpul dan bermain bersama lagi, walaupun tidak se-intens dulu. Namun dari semua yang saya ajak untuk bermain kembali, dimana kita start dari 0 kembali dengan zeny 0 dan char lv 1, terdapat beberapa hal yang tidak menyenangkan dan membuat kami malas untuk berinteraksi dengan orang lain. Diantaranya:
    1. Bullying
    Karakter baru, tentunya level tidak setinggi yang sudah lama bermain. Disini padahal saya berharap untuk dapat mengenal pemain lain, dengan kata-kata iseng seperti 'gb plis kk' atau 'bagi z dong kk'. Hal itu dulu lumrah kami lakukan pada jaman Lyto mengingat untuk bermain bersama dan berinteraksi dengan player lain. Namun yang saya dan kawan-kawan saya jumpai disini adalah bullying. Dimana kami dihina2, dan setiap kami ingin hunt, dibukakan dead branch oleh karakter yang sudah aura (genetic aura, lv 175 saya lupa nicknya dan biasa di prontera bawah). Sehingga kami terpaksa off dan mencari waktu lain untuk online, karena malas diisengin begitu. Tapi terdapat juga segelintir player yang memberikan kami equipment dengan harga yang fantastis apabila di vending (10jt zeny+) dan itu sangat mendapat apresiasi dari saya, karena mereka hanya mengatakan "biar ada regenerasi player". Bahkan kami di bantu leveling sampai rebirth (termasuk diberikan Heroic Stone untuk berubah) --> saya sampai mengira player ini adalah GM atau sub-GM hahaha

    2. Equip top-up yang imbalance
    Meskipun judi box, terkadang reward yang ditawarkan terlalu imbalance sehingga menyebabkan kesenjangan equip antara yang rajin top up dengan yang tidak. Kami yang new player, menggunakan equip Eden terkadang ditolak party oleh orang lain yang menggunakan mid-end / high-end equip. Padahal equip untuk job tersebut memang tidak ada (rebellion) atau mahal sekali (job set spt wwset / warlock set / peuz set etc). Dan dari hal tersebut, kembali kami malas untuk berinteraksi / berkenalan dengan orang lain.

    3. Event = topup
    Event yang diadakan selalu menyangkut top up. Barang-barang fantastis dihadiahkan lewat topup, sedangkan event yang tidak topup, hanya biasa saja atau 'hadiah sekedarnya'. Disini membuat kami melihat GM tidak berniat untuk merangkul semua player, hanya yang top up saja. Kalau memang begitu, kenapa tidak dibuat pay for play saja sekalian servernya? Jadi tidak ada yang merasa di-pilih kasih.

    4. Too rush
    Server masih baru, tapi sudah mulai dikeluarkan item2 imbalance super seperti mini-boss card yang bisa didapat melalui judi box kuadrat atau pangkat tiga (judi box dapat magic card album dapat mini boss card).

    5. Cheat
    3rd party program memang sudah tidak asing dengan ragnarok. Dari beberapa player yang saya jumpai, mereka tidak mempermasalahkan dengan adanya BOT karena alasannya:
    "ya bot memang perlu untuk ekonomi game. equip bagus yang kita pakai, kalau bukan bot yang cari, dapatnya darimana? kan ga jual di NPC? kalo di ro-cash semua, ya ga akan bisa pakai equip bagus2 jadi ya plus minus lah"
    "ga ada bot beli zeny dimana?"
    "emang ada valas IDR ke RagnarokZeny?"
    Dan hal tersebut seakan memberikan pandangan baru bagi saya karena yang terlintas di pikiran saya adalah "bener juga sih"
    Namun yang membuat saya dongkol adalah cheat yang keterlaluan, terutama pada saat WoE. Seperti emperium yang tidak bisa di-hit, atau bisa spawn di emperium, emperium berpindah, karakter ketua guild tertentu tidak bisa on (saya lihat perang megaphone pada saat event GE), mengubah periode kepemilikan kastil, dc ketika di map tertentu / bertemu player tertentu, dsb. Dan oleh para pelapor cheat tersebut, mereka bilang tidak digubris oleh GM. Tidak adanya penjelasan maupun bukti yang bisa diberikan oleh GM apakah benar pihak tersebut menggunakan / tidak menggunakan cheat atau 3rd party app tersebut.

    sepertinya sekian dulu, capek ngetiknya hahaha
    setuju bro, banyak kids jaman now skrg yg main berasa paling "JAGO" in game.. mereka lupa, yg main itu banyak juga yg sudah lebih tua, dimana mereka harusnya bisa lebih respect dengan minimal menjaga ketikan mereka di game..

  4. #84
    Peco-Peco Victor I. Alexander's Avatar
    Join Date
    Apr 2017
    Location
    BATAM
    Posts
    332
    masih rame ya? ... untung udah delete ... AHAHAHAHA

  5. #85
    Ada server baru lagi kak. Dikala sepi wkwkwk

Tags for this Thread

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •